Lirik Lagu Englishman In New York: Terjemahan Dan Makna
Guys, siapa sih yang nggak kenal sama lagu iconic dari Sting, "Englishman in New York"? Lagu ini tuh kayak soundtrack buat setiap orang yang pernah ngerasa jadi orang asing di kota besar, atau sekadar lagi enjoy aja ngeliatin hiruk pikuk kehidupan. Nah, kali ini kita bakal bedah tuntas lirik lagu "Englishman in New York", lengkap sama terjemahan dan makna mendalam di baliknya. Siap-siap ya, kita bakal diajak nostalgia sekaligus merenung!
Mengenal Lebih Dekat "Englishman in New York"
"Englishman in New York" dirilis pada tahun 1987 sebagai bagian dari album solo Sting yang berjudul "...Nothing Like the Sun". Lagu ini langsung jadi hit besar dan sampai sekarang masih sering banget diputer di radio, kafe, bahkan jadi background music di berbagai film atau serial. Apa sih yang bikin lagu ini begitu spesial? Mungkin karena melodi jazz-nya yang smooth, liriknya yang puitis, atau vibe nostalgia yang ditawarkannya. Sting sendiri bilang kalau lagu ini terinspirasi dari pengalamannya di New York dan juga sosok temannya, Quentin Crisp, seorang penulis dan ikon gaya hidup gay yang legendaris. Lagu ini bukan cuma sekadar cerita tentang orang Inggris di New York, tapi lebih ke penggambaran tentang individualitas, penerimaan diri, dan bagaimana kita bisa menemukan jati diri di tengah keramaian dunia. Sting berhasil menangkap esensi dari pengalaman menjadi 'orang luar', yang punya perspektif unik tapi tetap terhubung dengan denyut nadi kota yang tak pernah tidur. Pengaruh musik jazz yang kental, terutama dari saxophonist Branford Marsalis yang mengisi solo di lagu ini, semakin memperkuat nuansa sophisticated dan introspective yang ingin disampaikan.
Lirik Lagu "Englishman in New York" dan Terjemahannya
Yuk, langsung aja kita intip lirik lengkapnya dan terjemahannya biar makin paham maknanya:
(Verse 1) Be yourself no matter what they say Be yourself no matter what they do Be yourself no matter what they tell you Be yourself no matter what they show you
(Terjemahan) Jadilah dirimu sendiri apa pun yang mereka katakan Jadilah dirimu sendiri apa pun yang mereka lakukan Jadilah dirimu sendiri apa pun yang mereka beritahukan padamu Jadilah dirimu sendiri apa pun yang mereka tunjukkan padamu
Di awal lagu ini, Sting langsung ngasih pesan yang powerful: "Be yourself no matter what they say." Ini tuh kayak mantra yang perlu kita inget terus. Di dunia yang serba instan dan penuh standar, kadang kita tuh suka lupa sama diri sendiri, terpengaruh sama omongan orang, sama tren yang lagi hype, atau sama ekspektasi masyarakat. Nah, Sting ngingetin kita buat tetap teguh pada jati diri, nggak peduli seberapa keras orang lain berusaha mengubahmu atau menghakimimu. Pesan ini tuh penting banget, guys, apalagi di era media sosial kayak sekarang. Kita sering banget ngebanding-bandingin diri sama orang lain, terus ngerasa kurang. Padahal, keunikan diri kita itu justru yang bikin kita istimewa. Ingat ya, kebahagiaan sejati itu datangnya dari dalam diri sendiri, bukan dari pengakuan orang lain. Sting seolah mengajak kita untuk berani tampil beda, berani jadi diri sendiri, dan nggak perlu takut di-label atau dicap aneh. Keberanian untuk menjadi diri sendiri adalah fondasi utama untuk menjalani hidup yang autentik dan bermakna, dan itu dimulai dari menerima setiap kelebihan dan kekurangan yang kita miliki. Jadi, setiap kali kamu merasa ragu, coba inget lirik ini dan tarik napas dalam-dalam, lalu katakan pada dirimu sendiri, "Aku adalah aku, dan itu sudah cukup."
(Verse 2) But never less than what you thought you were Be yourself no matter what they say Be yourself no matter what they do Be yourself no matter what they tell you Be yourself no matter what they show you
(Terjemahan) Namun jangan pernah lebih rendah dari apa yang kamu pikirkan tentang dirimu Jadilah dirimu sendiri apa pun yang mereka katakan Jadilah dirimu sendiri apa pun yang mereka lakukan Jadilah dirimu sendiri apa pun yang mereka beritahukan padamu Jadilah dirimu sendiri apa pun yang mereka tunjukkan padamu
Bagian ini tuh kayak ngasih penekanan lagi. Sting bilang, "But never less than what you thought you were." Artinya, saat kamu jadi diri sendiri, jangan sampai kamu merendahkan dirimu sendiri atau merasa nggak berharga. Tetap jaga harga diri dan optimisme tentang kemampuan serta nilai diri. Ini penting banget karena seringkali, saat kita berusaha jadi diri sendiri, ada aja yang nyinyir atau ngeremehin. Nah, jangan sampai omongan mereka bikin kita jadi down dan ngerasa lebih buruk dari yang seharusnya. Teruslah percaya pada potensi diri, meskipun orang lain meragukannya. Pesan ini mengajarkan kita tentang self-worth yang nggak boleh goyah oleh pandangan orang lain. Kadang, kita tuh suka terjebak dalam pikiran negatif tentang diri sendiri, merasa nggak cukup baik atau nggak pantas. Sting ngingetin kita untuk nggak membiarkan keraguan itu mengalahkan diri kita. Jadilah diri sendiri, tapi jadilah versi terbaik dari dirimu, yang tahu persis siapa dirimu dan apa yang kamu mampu. Ini adalah pengingat kuat untuk menjaga integritas diri dan keyakinan pada nilai intrinsik yang kita miliki, terlepas dari validasi eksternal. Jadi, guys, jangan pernah ragu sama kemampuanmu ya! Teruslah melangkah maju dengan kepala tegak.
(Chorus) An Englishman in New York Takes the world in stride I'm an alien, I'm an alien And though I'm an alien I'm not alone
(Terjemahan) Seorang Inggris di New York Menerima dunia apa adanya Aku orang asing, aku orang asing Dan meskipun aku orang asing Aku tidak sendirian
Nah, ini dia hook utamanya! "An Englishman in New York / Takes the world in stride." Sting menggambarkan dirinya (atau karakter dalam lagu ini) sebagai orang Inggris yang santai aja ngadepin dunia, khususnya di New York yang super hectic. Dia nggak panik, nggak stres, tapi menjalani semuanya dengan tenang. Ini tuh mengajarkan kita untuk punya attitude yang positif dan adaptif dalam menghadapi segala situasi. Di New York, di mana segala sesuatu bergerak cepat dan penuh kejutan, kemampuan untuk "take the world in stride" itu krusial banget. Ini bukan berarti pasrah ya, tapi lebih ke kemampuan untuk tetap tenang dan berpikir jernih di tengah badai. Terus, ada lirik "I'm an alien, I'm an alien / And though I'm an alien / I'm not alone." Ini tuh powerful banget. Sting mengakui kalau dia merasa asing di kota besar itu, berbeda dari kebanyakan orang. Tapi, dia nggak merasa kesepian. Kenapa? Karena dia tahu kalau di dunia ini, banyak juga orang lain yang merasa sama, yang punya pengalaman serupa. Merasa menjadi 'orang asing' adalah sebuah pengalaman universal yang bisa terjadi kapan saja dan di mana saja, bahkan di tengah keramaian. Namun, pengakuan ini justru jadi sumber kekuatan. Dengan mengakui perbedaan dan keasingan itu, kita jadi lebih terbuka untuk terhubung dengan orang lain yang punya pengalaman serupa. Identitas sebagai 'alien' justru menjadi jembatan untuk menemukan koneksi dan rasa memiliki. Jadi, guys, kalau kalian pernah ngerasa out of place atau nggak nyambung sama lingkungan sekitar, inget lirik ini. Kalian nggak sendirian! Ada banyak orang di luar sana yang merasakan hal yang sama, dan justru dari situ kita bisa menemukan kekuatan baru dan komunitas.
(Verse 3) Modesty andtolerance are gifts That you can give to anyone Modesty and tolerance Are gifts that you can give to anyone
(Terjemahan) Kerendahan hati dan toleransi adalah hadiah Yang bisa kamu berikan kepada siapa saja Kerendahan hati dan toleransi Adalah hadiah yang bisa kamu berikan kepada siapa saja
Setelah ngomongin soal jadi diri sendiri dan menghadapi dunia, Sting ngasih kita tips berharga: "Modesty and tolerance are gifts that you can give to anyone." Kerendahan hati dan toleransi. Dua hal ini tuh kayak kunci buat hidup damai dan harmonis, nggak cuma sama orang lain, tapi juga sama diri sendiri. Di tengah ego dan persaingan, sikap rendah hati itu bikin kita lebih terbuka untuk belajar dan nggak merasa paling benar. Sementara itu, toleransi adalah jembatan untuk memahami dan menerima perbedaan. Bayangin aja kalau semua orang egois dan nggak mau ngertiin, pasti dunia bakal penuh konflik kan? Nah, Sting ngingetin kita kalau dua sifat ini tuh gratis, bisa dikasih ke siapa aja, dan dampaknya luar biasa. Memberikan kerendahan hati dan toleransi bukan berarti kita lemah, tapi justru menunjukkan kekuatan karakter dan kebijaksanaan. Ini adalah undangan untuk melihat dunia dari perspektif yang lebih luas, mengakui bahwa setiap orang punya cerita dan perjuangannya masing-masing. Dengan memberikan dua 'hadiah' ini, kita nggak cuma bikin orang lain nyaman, tapi juga menciptakan lingkungan yang lebih positif dan inklusif. Jadi, guys, yuk kita coba lebih rendah hati dan lebih toleran. Siapa tahu, kita bisa bikin dunia jadi tempat yang lebih baik, dimulai dari interaksi kita sehari-hari.
(Verse 4) Takes me apart, takes me apart Be yourself no matter what they say Be yourself no matter what they do Be yourself no matter what they tell you Be yourself no matter what they show you
(Terjemahan) Menguraikanku, menguraikanku Jadilah dirimu sendiri apa pun yang mereka katakan Jadilah dirimu sendiri apa pun yang mereka lakukan Jadilah dirimu sendiri apa pun yang mereka beritahukan padamu Jadilah dirimu sendiri apa pun yang mereka tunjukkan padamu
Lirik "Takes me apart, takes me apart" ini agak ambigu, tapi bisa diartikan kalau pengalaman di New York itu bikin si 'Englishman' ini terurai, dalam artian dia jadi lebih terbuka, lebih jujur sama dirinya sendiri, dan mungkin sedikit terkikis egonya. Proses ini bisa jadi nggak nyaman, tapi justru dari situ dia bisa menemukan jati dirinya yang sebenarnya. Proses 'terurai' ini adalah metafora untuk pelepasan diri dari ekspektasi dan norma sosial yang membatasi. Ini adalah fase penting dalam pertumbuhan pribadi, di mana kita berani menghadapi sisi diri yang mungkin selama ini kita sembunyikan atau abaikan. Setelah itu, Sting kembali menegaskan pesan utamanya: "Be yourself no matter what...". Ini menunjukkan betapa krusialnya pesan ini bagi Sting. Menjadi diri sendiri adalah inti dari kebahagiaan dan kebebasan sejati. Pesan ini diulang-ulang untuk memastikan kita benar-benar meresapinya. Di akhir lagu, pengulangan ini seolah menjadi mantra penutup yang mengingatkan kita untuk selalu memegang teguh identitas kita, apapun rintangan yang menghadang. Konsistensi dalam otentisitas adalah kunci untuk navigasi kehidupan yang kompleks, dan lagu ini memberikan panduan yang tak lekang oleh waktu. Jadi, guys, jangan pernah lelah untuk jadi diri sendiri ya!
(Bridge) I don't want to be alone I don't want to be alone
(Terjemahan) Aku tidak ingin sendirian Aku tidak ingin sendirian
Bagian bridge ini tuh kayak jeda emosional. Setelah semua nasihat dan pengakuan, Sting jujur ngomongin perasaannya: "I don't want to be alone." Ini nunjukkin kalau di balik semua keteguhan hati dan kemampuan adaptasi, manusia tetap butuh koneksi dan rasa kebersamaan. Pengakuan ini sangat relatable, karena siapa sih yang nggak ingin punya teman, punya orang yang peduli, atau sekadar punya tempat untuk kembali? Ini adalah pengingat bahwa menjadi diri sendiri bukan berarti harus mengasingkan diri. Justru, dengan menjadi diri kita yang otentik, kita bisa menarik orang-orang yang tulus dan benar-benar nyambung sama kita. Kebutuhan akan koneksi sosial adalah aspek fundamental dari kemanusiaan, dan mengakui kerentanan ini membuat lagu ini terasa lebih manusiawi dan menyentuh. Jadi, guys, jangan takut untuk nunjukkin kalau kamu butuh orang lain. Kebersamaan itu indah, kok!
(Outro) I'm an alien, I'm an alien In New York (Repeat and fade)
(Terjemahan) Aku orang asing, aku orang asing Di New York (Ulangi hingga menghilang)
Di bagian akhir, Sting kembali mengulang lirik "I'm an alien, I'm an alien / In New York." Ini kayak penegasan akhir. Dia mengakui lagi posisinya sebagai orang asing di kota besar itu. Tapi, seperti yang kita bahas di chorus, menjadi 'alien' ini nggak selalu negatif. Justru bisa jadi sumber kekuatan, perspektif unik, dan kesempatan untuk belajar hal baru. Pengulangan ini juga bisa diartikan sebagai proses penerimaan diri. Dia sudah nyaman dengan identitasnya, meskipun berbeda. Penerimaan ini adalah langkah penting menuju kebebasan dan kebahagiaan. Lagu ini ditutup dengan fade out, seolah-olah perjalanannya di New York masih berlanjut, masih ada banyak cerita yang belum terungkap. Kisah 'Englishman in New York' ini menjadi cerminan perjalanan hidup banyak orang: mencari jati diri, beradaptasi dengan lingkungan baru, dan menemukan makna di tengah perbedaan. Pada akhirnya, lagu ini adalah ode untuk individualitas, keberanian untuk berbeda, dan kehangatan koneksi manusia, bahkan di tempat yang paling asing sekalipun.
Makna Mendalam di Balik Lirik
Secara keseluruhan, "Englishman in New York" bukan cuma lagu tentang turis Inggris di kota metropolitan. Lagu ini adalah perayaan otentisitas, penerimaan diri, dan keberanian untuk tampil beda. Sting ngajak kita buat:
- Jadilah Diri Sendiri: Pesan paling utama. Jangan terpengaruh omongan orang, tetap pegang teguh nilai-nilai dan identitasmu. Keunikan adalah kekuatan.
- Hadapi Dunia dengan Tenang: Take it in stride. Belajar untuk adaptif dan punya attitude positif dalam menghadapi perubahan dan tantangan.
- Merangkul Perbedaan: Mengakui diri sebagai 'alien' atau orang asing bukanlah tanda kelemahan, tapi awal dari pemahaman bahwa kita tidak sendirian dalam pengalaman unik kita. Ini membuka pintu untuk koneksi yang lebih dalam.
- Sebarkan Kebaikan: Kerendahan hati dan toleransi adalah 'hadiah' berharga yang bisa mengubah interaksi dan lingkungan di sekitarmu.
- Menemukan Koneksi: Meskipun bangga dengan individualitas, manusia tetap butuh kebersamaan. Menjadi otentik justru membantu kita menemukan orang yang tepat.
Lagu ini tuh kayak pelukan hangat buat siapa aja yang pernah merasa beda, asing, atau lagi berjuang menemukan tempatnya di dunia. Sting memberikan soundtrack yang sempurna untuk perjalanan personal setiap individu. Pesannya sederhana tapi mendalam, dan relevan di setiap zaman. Jadi, kapan terakhir kali kamu benar-benar jadi diri sendiri tanpa rasa takut? Yuk, mulai dari sekarang!